Belajar dari penyelam handal
Bulan april lalu, saya mendapat kesempatan untuk berdiskusi dengan seorang penyelam handal (senior). Beliau adalah ketua umum POSSI DKI Jakarta Bapak Martin Wetik. Beliau juga seorang direktur sebuah perusahaan pelatihan keselamatan (PT. OSHI). Tentu saja awalnya saya langsung minder melihat reputasi beliau. Apalagi diskusi dilakukan bersama tim pelatih dari OSHI seperti mr. Andreas, pak norman dan pak agung yang notabene orang-orang dengan jam terbang tinggi. Tapi karena kali ini yang di bahas adalah survival swimming yang merupakan bidang saya, maka saya berusaha untuk santai.
Diskusi dimulai dengan menjabarkan konsep survival swimming, dimana Lebih menekankan pada teknik bertahan di air tanpa menggunakan alat bantu. Dengan teknik management pernapasan dan management posisi. Kemudian keterkaitannya dengan dunia diving dan sea survival. Di sinilah diskusi berjalan dengan sangat baik.
Pak Martin dan tim OSHI menunjukkan keingintahuan yang besar terhadap survival swimming. Jujur saya tidak menyangka orang dengan reputasi seperti beliau masih berusaha untuk mendalami banyak hal. Namun sekarang baru saya menyadari, justru sifat keingintahuan dan selalu belajar inilah yang menghantarkan beliau menjadi penyelam handal dgn reputasi seperti yang sekarang ini.
Pengetahuan saya yang minim tentang dunia diving pun tidak menghambat jalannya diskusi. Karena Beliau dan tim memberikan banyak sekali pengetahuan tentang dunia bawah air sehingga membuat pengetahuan saya tentang selam pun bertambah luas. Yang jelas ini membuat saya semakin semangat untuk menggeluti dunia selam.
Benar-benar hari yang menyenangkan. Banyak sekali yang saya dapat dalam sehari. Selain pengetahuan tentang dunia selam saya juga mendapatkan bahwa keinginan selalu belajar merupakan kunci dari kesuksesan. Dan tentu saja bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan.
Terima kasih Pak Martin, Pak Andreas dan tim OSHI.
pict : doc. PT OSHI
Menikmati segarnya danau singkarak
Seminggu lalu dapat tugas dari kantor untuk ke sawahlunto. Kota kecil di Sumatra Barat yang terkenal dengan hasil tambang batu bara nya. Untuk mencapai kota ini dari kota padang harus melalui perbukitan yang diwarnai dengan tanjakan-tanjakan cukup terjal. Ga begitu jauh sih, cuma 2 – 3 jam perjalanan. Tapi karena jalanan yang naik turun serta berkelok-kelok lumayan bikin badan cape.
Kebetulan kegiatan kali ini adalah pelatihan water rescue, jadi akan sering bermain di air. Hari kedua kegiatan dilaksanakan di danau singkarak. kira-kira 1,5 jam dari sawahlunto. Begitu sampai lokasi saya langsung jatuh cinta sama nih danau. Selain pemandangannya yang sangat indah, airnya pun terlihat jernih.
Tanpa menunggu lama, langsung saja menceburkan diri. Wuih.. seger banget. Sinar matahri yang cukup terik hari itu tidak bisa mengalahkan rasa segarnya air danau. Air nya jernih, ketika di tepi kita bisa melihat bebatuan di dasar danau sampai kedalaman 1,5 meter. Jika lebih ketengah pemandangan bawah air akan berubah menjadi kehijauan. Bukan berarti airnya tercemar sehingga berwarna hijau, tapi merupakan pantulan dari tanaman air yang tumbuh baik di dasar danau.
Sudah lama saya renang tanpa kacamata renang. Soalnya kalo dikolam renang ada kaporitnya, mata jadi pedih kalo ga pake kacamata renang. Tapi di sini, mata terbuka lebar di dalam air pun sama sekali tidak terasa perih. Uniknya lagi, entah mengapa saat kita renang ikan-ikan kecil akan mendekat. Ikan kecil ini adalah ikan bilis yang memang memiliki habitat di danau ini.
Namun perenang harus berhati-hati, dari tepi danau sampai dengan jarak sekitar 50 meter ke tengah terdapat tanaman air yang tumbuh di dasar danau dan kadang menjulur sampai permukaan air. Kabarnya cukup banyak orang yang tenggelam akibat kakinya terjerat tumbuhan tersebut. Kaki saya pun juga sempat terjerat. Selain itu, ketika memasuki jarak 100 meter dari pinggir danau air mulai terasa dingin. Perenang bisa mengalami kram dan hipothermia.
Yang jelas, jika anda sedang berkunjung ke sumatra barat, sempatkan untuk merasakan segarnya danau singkarak. Dijamin ga nyesel..









